Inspirasi akan datang dari siapapun dimanapun dan bahkan kapanpun.Inspirasi kadang muncul ketika kita melihat daun kering jatuh terkulai oleh hembusan bayu, atau dari keringat yang mengucur deras dari seorang kakek-kakek pengangkut rongsokan, atau bahkan dari lirik-lirik lagu penyanyi luar negeri favorit yang diketahui ketika berselancar di sebuah laman daring penyedia lirik lagu mancanengara.
ketidakpekaan terhadap lingkungan menyebabkan inspirasi kadang lewat tanpa sempat direspon oleh kita. Sebuah kotak tisu mungkin hanya seonggok benda yang isinya tisu, itu saja, tidak lebih. Namun bagi seorang yang memiliki kemampuan menulis, kepekaan dalam melihat sebuah kotak tisu bisa membuatnya menjadi lebih bernilai dengan membuatnya sebagai tambahan deskripsi atas novel apik yang sedang dibuatnya. Kadang perlu berpikir layaknya seorang filsuf -yang sangat peka terhadap lingkungan - untuk bisa melihat sisi lain atas sesuatu yang dilihat biasa saja oleh orang lain.
Begitu pentingnya sebuah inspirasi, ulama pada zamannya lebih suka tidur dengan buku dan tinta didekat pembaringannya. Deangan melakukan hal ini mereka berharap inspirasi yang mungkin muncul diwaktu mereka tidur dapat langsung dituliskannya dibuku tersebut sehingga tidak terlupakannya di kemudian hari.
Ada pendapat yang menyatakan bahwa inspirasi itu jangan ditunggu namun dicari dan dikejar bahkan. Banyak ulama yang berkelana dari suatu negeri ke negeri lain hanya untuk mencari inspirasi berupa ilmu yang didambakannya. Banyak Filsuf yang lebih suka menghabiskan waktunya di tempat tertentu yang sepi dari celotehan massa hanya untuk membiarkan alam memberinya inspirasi dan pemahaman tentang kehidupan yang linuwih (jawa:lebih).
Inspirasi dapat dicari melalui lembar-lembar buku, perjalanan ke tempat baru atau hanya dengan memandang langit malam biru yang berbintang (mungkin termasuk menuliskan sesuatu yang ngalor-ngidul di blog seperti ini).
Selamat menjemput Inspirasi Kita !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar