Rabu, 10 Agustus 2011

Apa sih Standard and Poor's ?

Standard and Poors apaan sih ?

Penurunan peringkat utang Amerika

Beberapa minggu ini perekonomian dunia lagi dilanda kepanikan akibat penurunan indeks harga saham di hampir semua bursa saham dunia. Merahnya kinerja bursa saham pada akhir-akhir ini diduga salah satunya disebabkan oleh penurunan peringkat utang amerika oleh Lembaga Pemeringkat Standard and Poors dari AAA (Tripel A) menjadi AA+. Downgrade utang amerika ini turut menyeret para pemain saham menjadi panik dan memerahkan bursa di dunia. Dari reaksi yang begitu masif dari efek penurunan peringkat ini, kiranya menarik untuk menelusuri eksistensi Lembaga Pemeringkat Standard and Poors ini.

Sejak diperoleh pada 1941, Dengan peringkat utang AAA, Amerika Serikat selalu menggenggam predikat sebagai negara paling aman untuk berinvestasi (www.ibpa.co.id).
Penurunan peringkat utang pemerintah akan mempengaruhi kenaikan tingkat suku bunga pinjaman real estate dan pendidikan, yang akhirnya akan meningkatkan ketidakkepercayaan konsumen. IMF juga memperingatkan bahwa penurunan peringkat utang AS akan memiliki dampak yang lebih luas, yakni dapat melemahkan status dolar sebagai mata uang utama dunia (www.surabayaforex.com).

Standard and Poors (S&P) dan McGraw-Hill

Keberadaan Cikal Bakal perusahaan ini diawali pada tahun 1860 dengan penerbitan sebuah buku berjudul History of Railroads and Canals in the United States ( sejarah perkereta apian dan kanal di Amerika ) oleh Henry Varnum Poor. Buku ini berupaya untuk menghimpun informasi yang menyeluruh tentang keuangan dan operasional dari perusahaan kereta api di Amerika. Henry Varnum kemudian mendirikan H.V. and H.W. Poor Co bersama anaknya yang bernama Henry William dan menerbitkan versi terbaru dari buku ini secara tahunan.

Di pihal lain, pada tahun 1906 Luther Lee Blake mendirikan Standard Statistics Bureau, dengan tujuan untuk menyediakan informasi keuangan atas perusahaan yang bergerak dibidang usaha non perkereta apian. Selain menerbitkan "Standard Statistics" secara tahunan, juga diterbitkan semacam kartu berukuran 5 x 7 inci sehingga memungkinkan untuk dilakukan pembaruan data lebih sering.

Di kemudian hari, muncullah perusahan S&P ini sebagai bentuk penggabungan usaha dari Poor's Publishing (perusahaan penerus dari H.V and H.W Poor Co) dan Standard Statistics.

Dalam perkembangannya, pada tahun 1966 S&P diakuisisi oleh The McGraw-Hill Companies, sebuah perusahaan penerbitan besar di Amerika. Setelah dilakukan proses akuisisi tersebut Perusaaan S&P ini menjadi perusahaan jasa layanan keuangan (saham dan obligasi) sampai saat ini. S&P saat ini menjadi salah satu dari 3 perusahaan besar dalam industri pemeringkatan efek bersama Moody's dan Fitch Ratings.
Moody Investor Service, Moody belum berencana mengikuti langkah S&P yang menurunkan peringkat utang amerika. Moody masih percaya untuk menenggerkan peringkat utang amerika di posisi AAA dengan Outlook negatif. Namun analis senior Moody menegaskan bahwa Amerika Serikat mungkin akan kehabisan waktu untuk mengurangi beban utangnya. Dan bisa saja Moody menurunkan rangking utang Amerika (www.tempointeraktif.com). Menurut Kahlil Rowter, pengamat pasar dari Universitas Indonesia yang sekaligus Mantan direktur utama PT Pemeringkat Efek Indonesia itu menambahkan, mengenai peringkat negara, S&P memang lebih memperhatikan di pasar. Sementara itu, untuk peringkat pemda dan perusahaan-perusahaan swasta AS, paling sering diperhatikan Moody's (www.vivanews.com).

Perusahaan induk dari S&P, McGraw-Hill NYSE sendiri merupakan sebuah perusahaan perdagangan yang berbasis di Rockefeller Center, New York. Daerah bisnis utamanya adalah pendidikan, penerbitan, penyiaran radio dan bisnis. Perusahaan ini mempublikasi beberapa buku dan majalah, termasuk BusinessWeek dan Aviation Week.

Selaku perusahaan penyedia jasa keuangan S&P menghasilkan keluaran hasil (Output) berupa peringkat kredit, penelitian saham (ekuitas), indeks S&P, keuangan, solusi risiko, jasa kepatuhan, evaluasi, layanan data. Pengguna Jasanya (Stakeholder) pun tersebar di berbagai berbagai lembaga profesional, lembaga keuangan, perusahaan, penasehat keuangan, dan investor perorangan diberbagai belahan dunia.

data yang disampaikan adalah bersumber dari artikel-artikel di bawah ini. Adapun kesalahan-kesalahan yang mungkin ada mutlak karena ketidaktahuan Penulis

Sumber bacaan:
http://id.wikipedia.org/wiki/McGraw-Hill
http://id.wikipedia.org/wiki/Standard_and_Poor%27s
http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2011/08/09/brk,20110809-350897,id.html
http://bisnis.vivanews.com/news/read/239392-pengamat--moody-s-berpeluang-ikuti-s-p
http://www.ibpa.co.id/News/ArsipBerita/tabid/126/EntryId/3171/Implikasi-Penurunan-Peringkat-Utang-AS.aspx
http://www.surabayaforex.com/berita-ekonomi/penurunan-peringkat-utang-ganggu-pemulihan-ekonomi/

Selasa, 09 Agustus 2011

Inspirasi

Inspirasi akan datang dari siapapun dimanapun dan bahkan kapanpun.Inspirasi kadang muncul ketika kita melihat daun kering jatuh terkulai oleh hembusan bayu, atau dari keringat yang mengucur deras dari seorang kakek-kakek pengangkut rongsokan, atau bahkan dari lirik-lirik lagu penyanyi luar negeri favorit yang diketahui ketika berselancar di sebuah laman daring penyedia lirik lagu mancanengara.


ketidakpekaan terhadap lingkungan menyebabkan inspirasi kadang lewat tanpa sempat direspon oleh kita. Sebuah kotak tisu mungkin hanya seonggok benda yang isinya tisu, itu saja, tidak lebih. Namun bagi seorang yang memiliki kemampuan menulis, kepekaan dalam melihat sebuah kotak tisu bisa membuatnya menjadi lebih bernilai dengan membuatnya sebagai tambahan deskripsi atas novel apik yang sedang dibuatnya. Kadang perlu berpikir layaknya seorang filsuf -yang sangat peka terhadap lingkungan - untuk bisa melihat sisi lain atas sesuatu yang dilihat biasa saja oleh orang lain.

Begitu pentingnya sebuah inspirasi, ulama pada zamannya lebih suka tidur dengan buku dan tinta didekat pembaringannya. Deangan melakukan hal ini mereka berharap inspirasi yang mungkin muncul diwaktu mereka tidur dapat langsung dituliskannya dibuku tersebut sehingga tidak terlupakannya di kemudian hari.

Ada pendapat yang menyatakan bahwa inspirasi itu jangan ditunggu namun dicari dan dikejar bahkan. Banyak ulama yang berkelana dari suatu negeri ke negeri lain hanya untuk mencari inspirasi berupa ilmu yang didambakannya. Banyak Filsuf yang lebih suka menghabiskan waktunya di tempat tertentu yang sepi dari celotehan massa hanya untuk membiarkan alam memberinya inspirasi dan pemahaman tentang kehidupan yang linuwih (jawa:lebih).

Inspirasi dapat dicari melalui lembar-lembar buku, perjalanan ke tempat baru atau hanya dengan memandang langit malam biru yang berbintang (mungkin termasuk menuliskan sesuatu yang ngalor-ngidul di blog seperti ini).

Selamat menjemput Inspirasi Kita !