Senin, 17 Juni 2013

- Resensi Buku - "Long Journey Home"


Sampul Depan



Judul Buku      : Long Journey Home, edisi Bahasa
Penulis             : Julius Lester
Penerbit           : Mara Pustaka
Terbit               : 2012 (Cetakan Pertama)
Halaman          :157 Halaman
Harga              : Rp38.000,00


“Sejarah dibuat bukan oleh satu orang. Tapi sejarah digoreskan oleh banyak orang yang seringkali usaha mereka jarang dicatat dan tidak pernah dikenal di luar lingkungan mereka.”, begitu Julius Lesner menutup pengantar dalam buku ini. Dengan alasan inilah kita tidak akan menemukan sosok besar yang dikenal secara umum namun secara apik Julius Lesner justru lebih tertarik mengangkat “sosok hebat” sebagai pribadi-pribadi yang berbuat apa adanya dalam kehidupan ini.

Cerita ini didasarkan pada kisah nyata dengan tambahan detail-detail hasil karangan penulis. Terdiri dari 6 bab, setiap babnya disajikan berdasarkan wawancara atau catatan sejarah yang dilampirkan dalam bagian Catatan di akhir buku.

Jumat, 14 Juni 2013

Keramaian dalam sebuah earphone

Earphone saya beberapa hari ini sangat ramai. Ramai dengan bunyi-bunyian pengalih perhatian. Entah musik, atau sekedar streaming, earphone saya ramai olehnya.

Beberapa alasan yang membuat saya membiarkan earphone saya ramai, adalah alasan berikut:

  1. Saya sedang tidak ingin terlibat percakapan dengan seseorang pun.
  2. Saya sedang masyuk dengan suatu materi yang ada di depan layar komputer jinjing saya.
  3. Earphone membantu saya mengalihkan perhatian atas sesuatu yang kurang diperkenankan yang sedang terjadi di depan saya. 
  4. Dalam keadaaan tidak menyalakan bunyi-bunyian apapun, earphone tetap terpasang di telinga menunjukkan bahwa saya sedang ingin dianggap seolah-olah sedang tidak ingin terlibat percapakan dengan seseorang pun.
Entah, mungkin anda mengalami hal yang serupa. Pada beberapa hal, earphone sangat membantu anda untuk fokus namun pada hal membuat anda asri (asik sendiri) dan mengabaikan keadaan sekitar.